Kamis, 03 Februari 2011

PORTING

Ya!
Telah berapa tulisan yang mengulas tentang cylinder head. Dan setiap kali ada berita di Majalah maupun tabloid mengapa yang dibahas selalu komponen di Cylinder Head. Kalo ngga Porting, ukuran diameter klep, lift dan durasi noken as, sudah. Mau bahas apalagi :

Karburator? Kemana ujungnya karburator… ya masuk ke silinder head lewat intake manifold. Masuk ke dalam inlet port menuju ruang bakar.
Mau bahas apa? Knalpot…? dari mana gas yang dibuang knalpot… ya dari exhaust port di silinder head.
Mau bahas apa lagi, hayo?? Piston!? Mau segede apa… sejenong apa? Rasio kompresi berapa? Kemana ujung piston menekan bahan-bakar teman-teman…?? Ya di ruang bakar pada cylinder head.
Oiya kelupaan, mau bahas CDI RACING boss.. Yang programable, ama koil racing dari Amerika yang jutaan… Itu kan gak di silinder head, hayoo?! AHA… apa sampeyan lali, kemana ujung arus listrik itu bermuara? Ke busi racing kalian toh… busi nancep dimana? Ya silinder head..
Sederhananya, sumber tenaga mesin motor itu cuma ada 3 : KOMPRESI – JENIS BAHAN BAKAR – KEKUATAN ARUS PENGAPIAN
Ketiga komponen ini bermuara kemana sih- RUANG BAKAR – di Kepala Silinder.
Terus Close Rasio gimana? Ya! CLose Ratio memang menentukan kemenangan juga, bagaimana motor kita meloncat jauh meninggalkan lawan saat start, atau saat ketinggalan tiba-tiba masuk gigi 3 wuuuzzzzz… nyamber dan nyalip ke depan bikin gondok yang udah merasa (mau) menang hehehhe… tapi sumber tenaga tetap bukan dari rasio yang dibuat rapat-rapat perbandingannya. Melainkan POWER : ledakan dari ruang bakar yang mendorong piston untuk melakukan langkah tenaga.
Kata buku manual mesin Flowbench (ini mesin terkenal bagi tim tim balap besar untuk mengembangkan porting di kepala silinder) : For every 1 CFM  of increase in intake flow, you’ll gain .43 horsepower.
atau dengan kata lain : Untuk tiap peningkatan aliran udara 1 kaki kubik tiap menit pada intake, maka peningkatan tenaga adalah sebesar 0.43 tenaga kuda. Bayangkan jika kita mampu menambah 10 CFM dari pada intake porting standard bawaan motor? Maka secara instan akan menambah 4.3 tenaga kuda. Lumayan?! Gak lumayan maning… MANTEB!
Caranya gimana terus jeh…? Ya ambil bor tuner: Lakukan PORTING Head Modification. Tapi gimana cara porting yang benar? bukan hanya menentukan luarnya saja?
Proses modifikasi pada saluran masuk dan buang pada mesin pembakaran bertujuan untuk meningkatkan KUALITAS dan KUANTITAS dari gas flow. Kepala silinder, oleh pabrikan, biasanya tidak optimal untuk memudahkan desain dan proses manufaktur. Porting kepala silinder adalah pekerjaan yang membutuhkan perhatian detail untuk membawa sebuah mesin kepada efisiensi mesin ke level yang lebih tinggi.  Porting menjadi lebih tinggi dari pada faktor lainnya , proses modifikasi porting memiliki tanggung jawab untuk keluaran tenaga yang lebih tinggi pada mesin modern.
Hebatnya, proses modifikasi lubang saluran masuk dan buang ini bisa diaplikasikan pada mesin standard pabrikan dan digunakan untuk aplikasi harian, maupun untuk mesin standard balap agar mampu mensuplai campuran udara/bahan-bakar pada putaran mesin tinggi. Porting lah yang mengatur apakah tenaga mesin digunakan agar mesin bisa enak dipakai ibu kita ke pasar, atau untuk om kita yang hobby motocross, atau adek kita yang hobby road race, atau kakak kita yang hobby drag race, lhah kita sendiri hobby nya apa dong…? Tentu saja, bikin mesin kencang :D

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More